Aku, Restoran 24jam, dan Pelanggan Setia
Hallloooo. Aku kembali :-)
Aku punya sebuah cerita tentang kehidupan yang aku ilustrasikan sebagai restoran 24 jam dan pelanggan setianya.
Anggap saja aku adalah pemilik restoran itu dan aku memiliki banayak (lebih dari 2) pelanggan yang sering datang ke restoran ku. Dan aku sebut mereka pelanggan setiaku.
Tapi aku memiliki perbedaan dengan restoran yang lain. Aku tak butuh bayaran dari mereka. Aku membutuhkan senyuman dari mereka :-).
Mereka datang dan pergi sesuka hati mereka dan aku tak melarangnya.
Ketika mereka sedang lapar dan membutuhkan makanan, aku siap membuatkan mereka makanan.
Walau saat itu aku sedang lelah.
Saat pagi menyerang. Aku masih setengah bangun, dan mereka meminta makanan kepadaku, aku memasakkan mereka.
Saat aku sedang sibuk dengan urusanku yang lain, dan mereka menelfonku untuk meminta aku memasakan untuk mereka. Aku akan bilang ya.
Saat aku sedih dan punya banyak masalah, mereka lapar dan memintaku membuatkan makanan kepadaku, aku segera mengiyakan karena aku adalah restoran 24jam.
Tapi pada suaru hari mereka terlihat begitu kenyang, begitu bosan dengan menu masakan yang aku buat.
Atay pelayananku yang begitu buruk atau ada yang salah dengan diriku aku tak tau.
Akhirnya mereka pergi dari tempatku, karena aku mulai membosankan. Itu menurutku.
Mereka pergi ke restoran lain.
Mencari masakan yang enak.
Dan tak kembali lagi.
Akhirnya aku membuat menu masakan baru lagi.
Aku tawarkan kepada mereka, yang dulu sering datang ketempatku
Tapi sepertinya mereka tak mau dengan masakanku.
Lebih memilih reatoran baru itu.
Aku katakan pada diriku sendiri "tak apa tak apa. Semua akan baik baik saja"
Tapi kenyataannya tidak. Aku merasa sendiri, kesepian. Akhirnya aku bangkrut
Tapi akhirnya ada juga pelanggan baru.
Yang selalu datang setiap saat
Tapi tak lama setelah itu kejadian yang sama terulang lagi.
Aku hanya bisa berkata pada diriku sendiri "tak apa tak apa. Semua akan baik baik saja"
Sampai sekaranf aku masih mencari "pelangganku"
Sebenarnya aku memiliki partener yang menemaniku dari aku memulai usaha ini. Mereka parter yang jaranf datang ke restoranku. Tapi mereka ada saat aku butuh:-).
Terimakasih partner:-).
Aku masih tetap menunggu "pelangganku" :-)
Selesaii sudah cerita ku :)
Mau jadi "pelangganku" ?:-)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar