Kamis, 29 Agustus 2013
In:
NM
Nomention #1
Sudah lama, itu anggapku.
atau memang sudah benar benar lama? ah, mana kutau!.
yang aku tau, itu sudah cukup lama.
tapi sekali lagi itu hanya pendapatku, bagaimana pendapatmu?
Sudah banyak hal yang kita bagi bersama.
banyak, bahkan tidak terhitung.
tapi, justru karena tidak terhitung itulah kami menjadi semakin dekat.
dekat seperti keluarga, bahkan mungkin bisa lebih :D
Kini yang baru telah datang
kami tidak begitu khawatir dengan kedatangan mereka.
justru senang, dapat teman baru.
bukan baru, lama, hanya baru dipersatukan sekarang.
Yang baru itu, membuat kami yang lama semakin dekat.
lebih dekat dari sebelumnya.
bersama bersenang-senang.
tidak peduli mana baru mana lama.
yang penting senang :D
NO MENTION #1
readmore »»
atau memang sudah benar benar lama? ah, mana kutau!.
yang aku tau, itu sudah cukup lama.
tapi sekali lagi itu hanya pendapatku, bagaimana pendapatmu?
Sudah banyak hal yang kita bagi bersama.
banyak, bahkan tidak terhitung.
tapi, justru karena tidak terhitung itulah kami menjadi semakin dekat.
dekat seperti keluarga, bahkan mungkin bisa lebih :D
Kini yang baru telah datang
kami tidak begitu khawatir dengan kedatangan mereka.
justru senang, dapat teman baru.
bukan baru, lama, hanya baru dipersatukan sekarang.
Yang baru itu, membuat kami yang lama semakin dekat.
lebih dekat dari sebelumnya.
bersama bersenang-senang.
tidak peduli mana baru mana lama.
yang penting senang :D
NO MENTION #1
Minggu, 28 Juli 2013
In:
Curhat
28 Juli 2013...
Hari ini berbeda...
Bukan aku yang berbeda tapi mereka.
Bukan mereka si manusia tapi si keadaan.
Si Keadaan sekarang terlihat bahagia.
Gembira..
Karena menemukan teman lamanya.
Susana kembali seperti dulu.
Sekitar 5 Tahun yang lalu.
Masih terlihat polos, masih banyak pertentangan.
Waktu kami duduk berdua dalam satu meja.
Mendengarkan si guru berbicara, atau bahkan berbicara berdua dengan sebelahnya dianggap lebih menyenangkan.
Kadang si guru cemburu, tidak diperhatikan, dan akhirnya marah.
Kini berbeda..
Sudah reda segala pertentangan, semua sama.
Semua merasakan rindu yang sama.
Ingin kembali ke ruangan hijau itu, tapi tidak mungkin.
Cita cita masih menunggu.
Hari ini menyenangkan.
Bersama kita berbincang.
Entah apa yang dibicarakan yang penting satu sama lain mengerti.
Hari ini menyenangkan.
Menanti waktu berbuka bersama.
Beribadah bersama, imam dan makmum.
Hari ini menyenangkan.
Bermain Bersama.
Walau "kasar" kami tetap tertawa.
Mengabadikan momen pada sebuah alat.
Tersenyum bersama, hal biasa, tapi menyenangkan.
Hari ini menyenangkan.
Pancaran Kembang api membuat kita berbagi dalam kehangatan.
Walau takut tetap dijalani.
Menyenangkan tapi mengecewakan..
Tidak semua hadir..
Dan harus berakhir malam ini.
Trimakasih...
Ketemu lain waktu dengan kesuksesan ditangan
Aminn
readmore »»
Bukan aku yang berbeda tapi mereka.
Bukan mereka si manusia tapi si keadaan.
Si Keadaan sekarang terlihat bahagia.
Gembira..
Karena menemukan teman lamanya.
Susana kembali seperti dulu.
Sekitar 5 Tahun yang lalu.
Masih terlihat polos, masih banyak pertentangan.
Waktu kami duduk berdua dalam satu meja.
Mendengarkan si guru berbicara, atau bahkan berbicara berdua dengan sebelahnya dianggap lebih menyenangkan.
Kadang si guru cemburu, tidak diperhatikan, dan akhirnya marah.
Kini berbeda..
Sudah reda segala pertentangan, semua sama.
Semua merasakan rindu yang sama.
Ingin kembali ke ruangan hijau itu, tapi tidak mungkin.
Cita cita masih menunggu.
Hari ini menyenangkan.
Bersama kita berbincang.
Entah apa yang dibicarakan yang penting satu sama lain mengerti.
Hari ini menyenangkan.
Menanti waktu berbuka bersama.
Beribadah bersama, imam dan makmum.
Hari ini menyenangkan.
Bermain Bersama.
Walau "kasar" kami tetap tertawa.
Mengabadikan momen pada sebuah alat.
Tersenyum bersama, hal biasa, tapi menyenangkan.
Hari ini menyenangkan.
Pancaran Kembang api membuat kita berbagi dalam kehangatan.
Walau takut tetap dijalani.
Menyenangkan tapi mengecewakan..
Tidak semua hadir..
Dan harus berakhir malam ini.
Trimakasih...
Ketemu lain waktu dengan kesuksesan ditangan
Aminn