Jumat, 14 Februari 2014
In:
NM
No Mention #5
Di saat hati harus bisa menerima
Di saat mata harus dipaksa untuk melihat
Di saat lidah dipaksa untuk tetap diam
Di saat bibir harus dipaksa untuk tersenyum
Di saat air mata harus dipaksa untuk bersembunyi
Di saat perasaan harus dipaksa untuk lari
Di saat kata IYA harus dipaksa untuk diam agar TIDAK yang menggantikan
Di saat kata pertemanan harus dipaksa yang utama
Di saat kata "Merelakan" harus dipaksa untuk menjadi sebuah kebiasaan
-LRP-
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar